Pendidik untuk kenaikan gaji dan kondisi kehidupan yang lebih baik

Pendidik untuk kenaikan gaji dan kondisi kehidupan yang lebih baik

Pendidik untuk kenaikan gaji dan kondisi kehidupan yang lebih baik Di tanggal 22 Maret, beberapa guru lakukan pemogokan umum sepanjang 3 hari untuk menuntut peningkatan upah dan keadaan kehidupan yang lebih bagus. Pemogokan ini diselipin dengan protes besar di dekat kantor pusat Kementerian Pengajaran di ibukota, Nouakchott, dan di beberapa propinsi.

Baca Juga : pendidikan menyoroti kondisi yang tidak setara karena mengkampanyekan pendidikan berkualitas

Keberhasilan yang belum sempat terjadi awalnya
Pemogokan ini sebagai kesuksesan yang belum sempat terjadi awalnya, karena semua guru di bidang pengajaran menengah lakukan pemogokan secara bertepatan. Di beberapa sekolah, tiap guru berperan serta, dan tingkat keterlibatan biasanya tinggi di beberapa daerah negara.

Baca Juga : Pendidikan menuntut diakhirinya gaji guru dan krisis rumah di Afghanistan

Pemogokan itu susul ajakan dari beberapa serikat karyawan, khususnya Koordinir untuk Pembelaan Guru (KPD). CDE menjadikan satu empat serikat di pengajaran menengah dan tehnis, terhitung Syndicat National de l’Enseignement Secondaire (SNES), sebuah organisasi anggota Education International.

Baca Juga : Amirika Serikat pendidik terlibat dalam keberhasilan mendorong legalisasi aborsi

Pendidik untuk kenaikan gaji dan kondisi kehidupan yang lebih baik Ketidakberhasilan pemerintahan untuk menyikapi tuntutan guru
Tindakan yang berjalan sepanjang 3 hari itu dilaksanakan sebagai respon atas ketertinggalan Pemerintahan dalam penuhi tuntutan guru yang alami gaji rendah dan keadaan kerja yang darurat.

Kementerian Pengajaran menghimbau beberapa guru untuk akhiri pemogokan mereka dan turut serta dalam diskusi untuk menuntaskan konflik itu.

Baca Juga :Kurikulum sekolah dasar yang baru, bukan sekarang

Sementara diskusi sosial sudah jadi praktek yang mapan di Mauritania, serikat pengajaran mengeluhkan jika itu tidak berkembang secara signifikan, baik pada kualitas atau kedalaman.

Diskusi sosial penting
Serikat karyawan sudah mengingati Pemerintahan jika perolehan pengajaran khalayak yang berkualitas sepanjang kritis kesehatan COVID-19 dan sebagainya memerlukan keterlibatan serikat pengajaran, lewat diskusi sosial yang efisien dan terlembaga.

👉 TRENDING :   Amirika Serikat pendidik terlibat dalam keberhasilan mendorong legalisasi aborsi

Baca Juga : Serikat pendidikan mengutuk serangan terhadap demokrasi

Mereka menyorot bagaimana negara tersebut sudah melihat beberapa protes dalam beberapa bulan akhir, khususnya yang dipegang oleh petugas kesehatan yang cari keadaan kerja yang lebih bagus.